Slamat datang Malaisya Airlains dan Air Asia

Tanggal 30 Januari 2008 kemarin maskapai penerbangan Air Asia rute Kuala Lumpur - Jogja mendarat di Bandara Internasional Adisucipto Yogyakarta. Ini merupakan penerbangan internasional pertama di Bandar Udara Internasional Adisucipto setelah setahun lalu sempat terhenti.
Persiapannya cukup memakan waktu dan dana yang tak sedikit. Sepanjang tahun ini Bandara Adisucipto akan menginfestasikan Rp 15 milyar untuk membenahi run away (landasan pacu). Ini semua dilakukan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pengguna jasa transportasi udara. Apalagi Air Asia dan Malaisya Airlains telah membuka rute penerbangan dari Yogya-Malaisya.

Komitmen pihak pihak PT. Angkasa Pura I untuk memberikan pelayanan ini patut di acungkan jempol. Bandara Adisucipto adalah pintu gerbangnya Yogya. Dengan dibukanya rute penerbangan internasional sudah sepatutnya tuan rumah memberikan pelayanan yang memuaskan kepada setiap tamu. Kalu pelayananya memuaskan setidaknya akan menambah jumlah tamu yang berkunjung. Dan ini tentu akan membawa pengaruh yang positif bagi Yogya
Pengaruh positif ini tak hanya terasa di bidang ekonomi saja tetapi juga di bidang pariwisata dan budaya Yogya. Seperti kita ketahui Yogyakarta adalah kota kedua tujuan wisata setelah Bali. Hadirnya Air Asia dan Malaisya Airlains otomatis akan memudahkan wisatawan asing singgah ke Yogya.
Pengaruhnya tak berhenti di Yogyakarta saja namun juga akan sampai kekota-kota-kota lain di sekitarnya seperti Solo dan Semarang. Selama ini kota Solo dan Semarang nyaris tak terlihat oleh para wisatawan. Padahal kota Solo dan Semarang juga memiliki obyek wisata dan budaya yang tak kalah menariknya.
Namun perlu di ingat bahwa dibukanya pintu gerbang ini juga akan membawa pengaruh-pengaruh miring yang juga ikut masuk ke Yogya. Pengaruh miring seperti budaya – budaya luar yang menyimpang , narkoba, hingga teroris. Ini semua harus mendapatkan perhatian yang lebih bagi pihak yang berwewenag untuk lebih memperketa sistem keamanan. Apalagi selama ini kawasan Yogya Solo dan Semarang sering digunakan sebagai tempat bersembunyinya teroris.
Berbicara masalah keamanan terutama menyangkut dunia transportasi di Indonesia, pihak yang terkait sudah harus memikirkan sistem keamanan, kenyaman, dan keselamatan bagi para pengguna jasa. Mengingat maraknya kecelakaan yang terjadi beberapa waktu belakangan ini. Hadirnya rute Yogya Kuala Lumpur ini berarti juga Bandara Adisucipto sedang di uji oleh Internasional. Kalau lolos uji maka kemungkinan besar akan banyak rute internasional lain yang akan di buka. Jika tak lolos maka bersiap siaplah lagi kehilangan rute penerbangan Internasional.

2 comments:

Multifuncional mengatakan...

Hello. This post is likeable, and your blog is very interesting, congratulations :-). I will add in my blogroll =). If possible gives a last there on my blog, it is about the Impressora e Multifuncional, I hope you enjoy. The address is http://impressora-multifuncional.blogspot.com. A hug.

TV de LCD mengatakan...

Hello. This post is likeable, and your blog is very interesting, congratulations :-). I will add in my blogroll =). If possible gives a last there on my blog, it is about the TV de LCD, I hope you enjoy. The address is http://tv-lcd.blogspot.com. A hug.